SEJARAH & FAKTA ISTANA VERSAILLES
Istana dan Taman Versailles
Istana Versailles, yang terletak 18 km dari Paris, merupakan salah satu kediaman kerajaan paling ikonik di dunia. Dibangun oleh Raja Louis XIV pada abad ke-17, istana ini berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan kediaman kerajaan hingga Oktober 1789 ketika keluarga kerajaan kembali ke Paris. Setelah Revolusi Prancis, Versailles tidak lagi digunakan sebagai tempat tinggal kerajaan dan terbengkalai selama bertahun-tahun hingga akhirnya diubah menjadi museum pada tahun 1830-an. Saat ini, Istana Versailles dan taman-tamannya merupakan simbol seni, sejarah, dan budaya Prancis yang abadi.
Dari Pondok Berburu hingga Perkebunan Versailles
Pada tahun 1623, Raja Louis XIII dari Prancis membangun sebuah pondok berburu kecil di Versailles, sebuah area hutan di sebelah barat Paris. Setelah kematiannya, pondok itu ditinggalkan sampai putranya, Louis XIV, menjadi raja dan memutuskan untuk mengubahnya menjadi istana megah untuk menunjukkan kekuasaannya. Pada tahun 1661, terinspirasi oleh château indah lainnya, Louis mulai memperluas lahan dan mempekerjakan desainer dan seniman yang sama untuk membantu proyek tersebut. Louis XIV secara pribadi mengawasi pembangunannya, menghasilkan tambahan yang terkenal seperti Hall of Mirrors, Sayap Utara, dan taman yang luas yang dirancang dengan gaya taman formal Prancis. Selama abad ke-18, Raja Louis XV dan Louis XVI melakukan perubahan lebih lanjut, menambahkan bangunan seperti Petit Trianon dan tempat peristirahatan pribadi Marie Antoinette, yang dikenal sebagai Queen's Hamlet.
Raja Louis XIV
Louis XIV, yang dikenal sebagai Louis yang Agung atau Raja Matahari, memerintah Prancis sejak 1643. Setelah menjadi raja, ia memindahkan istana dan pemerintahan ke Versailles pada tahun 1682, mengubah istana menjadi simbol kekuasaan absolutnya dan menjadikannya tempat tinggal sekaligus pusat pemerintahan. Desain megah istana, termasuk Aula Cermin, melambangkan kemewahan Barok dan menunjukkan kekuatan dan kekayaan Prancis, yang mencerminkan kekuasaan absolut Raja. Setelah kematian Louis XIV pada tahun 1715, setelah berkuasa selama 72 tahun, yang merupakan masa pemerintahan terpanjang di antara raja-raja Eropa lainnya, cicitnya yang masih berusia lima tahun, Louis XV, menjadi raja.
Marie Antoinette
Marie Antoinette, ratu terakhir Prancis sebelum Revolusi Prancis, menjadi ratu pada tahun 1774 ketika suaminya, Louis XVI, naik takhta. Dia banyak dikritik karena pengeluarannya yang boros dan menentang reformasi keuangan, yang dilihat banyak orang sebagai simbol krisis ekonomi Prancis. Selama peristiwa Revolusi Prancis yang kacau, keluarga kerajaan mencoba melarikan diri, tetapi baik Louis XVI dan Marie Antoinette ditangkap dan dipenjara. Louis XVI dieksekusi pada Januari 1793, dan Marie Antoinette diadili karena pengkhianatan dan dieksekusi dengan guillotine pada Oktober 1793.
Raja Louis XVI
Raja Louis XVI terkenal sebagai raja terakhir Prancis sebelum monarki digulingkan selama Revolusi Prancis. Dia sering dikaitkan dengan masalah keuangan Prancis yang parah. Meskipun ia melakukan beberapa upaya untuk mereformasi pemerintahan dan mengatasi krisis keuangan, reformasi tersebut gagal mencegah terjadinya revolusi. Dia dieksekusi dengan guillotine pada 21 Januari 1793, setelah dinyatakan bersalah atas pengkhianatan selama Revolusi Prancis. Kematiannya mengakhiri lebih dari seribu tahun monarki dan membuka jalan bagi Republik Prancis.
Ingin mengetahui lebih lanjut tentang Istana Versailles dan sejarahnya?
Lewati Garis
Tur Berpemandu Versailles
Lewati antrean dan nikmati tur eksklusif berpemandu ke Istana Versailles dan taman-taman kerajaan yang menakjubkan. Jelajahi Apartemen Negara yang mewah dan Hall of Mirrors yang terkenal dengan 357 cerminnya. Pelajari fakta menarik tentang Raja Louis XIV dan Marie Antoinette, Revolusi Prancis, dan momen penting lainnya dalam sejarah Prancis. Telusuri taman Versailles yang simetris dan indah dengan lebih dari 50 air mancur dan patung, serta temukan keindahan dan sejarah yang membuat Versailles tak terlupakan.
Pelarian hari Versailles
Tur Versailles dari Paris
Nikmati tur ke Istana Versailles dari Paris dengan transportasi pulang-pergi dan pemandu ahli. Bepergian dengan nyaman dengan tiket yang telah dipesan sebelumnya, tanpa perlu mengantre panjang. Temukan keindahan interior Istana, termasuk kediaman kerajaan, kamar tidur Raja dan Ratu yang didekorasi dengan mewah, dan Hall of Mirrors yang terkenal. Pelajari tentang kerajaan Prancis dan bersantailah di taman Versailles yang memukau, penuh dengan air mancur, patung, lebih dari 200.000 pohon, dan halaman rumput yang terawat sempurna. Setelah kunjungan Anda, nikmati perjalanan bebas stres kembali ke Paris.
Taman-taman Versailles
Taman Versailles, yang dibuat pada abad ke-17 oleh André Le Nôtre untuk Raja Louis XIV, dikenal dengan gaya simetri dan geometrisnya, yang mencerminkan keteraturan dan harmoni. Di dalamnya terdapat lebih dari 50 air mancur dan fitur air, 200.000 pohon, hamparan bunga hias, patung, pahatan, dan fitur-fitur megah seperti Grand Canal. Ratu Marie Antoinette menambahkan bagiannya sendiri, dan meskipun mengalami kerusakan selama Revolusi Prancis, taman ini dipulihkan dan sekarang menjadi situs Warisan Dunia UNESCO, yang dirayakan karena keindahan dan makna historisnya.
Versailles dalam politik dan budaya
Versailles memainkan peran penting dalam sejarah Prancis, melambangkan kekuasaan kerajaan dan perubahan politik. Pada tahun 1919, Perjanjian Versailles, yang mengakhiri Perang Dunia I, ditandatangani di sana. Pada masa Louis XIV, Versailles merupakan pusat pemerintahan dan istana kerajaan, dan tetap seperti itu hingga Revolusi Prancis pada 1789. Istana ini juga merupakan pusat seni dan ide, yang memengaruhi arsitektur dan desain Eropa.
Versailles pada abad ke-19 - museum & tempat pemerintahan
Pada abad ke-19, Versailles mengalami perubahan yang signifikan. Tidak lagi menjadi kediaman kerajaan setelah Revolusi Prancis, Raja Louis-Philippe mengubahnya menjadi museum pada tahun 1837. Selama Perang Prancis-Prusia (1870-1871), tempat ini menjadi markas besar Prusia, dan Kekaisaran Jerman diproklamasikan di Hall of Mirrors. Pada akhir abad ke-19, Versailles telah menjadi simbol warisan Prancis, menjadi tuan rumah acara-acara penting dan pertemuan nasional.
Versailles pada abad ke-20 & hari ini
Pada abad ke-20, Versailles memainkan peran penting dalam sejarah, dengan ditandatanganinya Perjanjian Versailles pada tahun 1919. Istana ini tidak mengalami kerusakan selama Perang Dunia II, dan upaya restorasi telah melestarikannya setelah itu. Istana ini menjadi tujuan wisata utama dan menjadi tuan rumah berbagai acara penting.
Saat ini, Istana Versailles adalah salah satu tempat wisata paling populer di Prancis dan merupakan situs Warisan Dunia UNESCO. Pengunjung dapat menjelajahi kamar-kamarnya yang menakjubkan dan menikmati taman-tamannya yang dirancang dengan indah. Istana ini juga menjadi tuan rumah pameran khusus, konser, dan pertunjukan seni kontemporer. Istana ini tetap menjadi simbol sejarah dan budaya Prancis, menarik jutaan orang setiap tahun yang datang untuk mengagumi arsitektur, seni, dan masa lalu kerajaan.
Jelajahi Versailles sesuai keinginan Anda!
Lewati Garis
Tiket Istana & Taman Versailles
Nikmati satu hari di Versailles dengan menjelajahi Istana, Trianon, Kediaman Marie Antoinette, dan Hall of Mirrors yang terkenal. Temukan Apartemen Negara dan pelajari tentang Louis XIV dan para bangsawan Prancis. Telusuri perkebunan yang indah dengan lebih dari 200.000 pohon, air mancur, dan patung. Kunjungi Kapel Kerajaan, Grand dan Petit Trianon, tempat "Raja Matahari" bersantai, dan lihat tempat peristirahatan pribadi Marie Antoinette.
Perjalanan pulang pergi Paris ke Versailles
Tiket Istana Versailles dengan Transportasi dari Paris
Masuki dunia kerajaan Prancis di Istana Versailles dengan transportasi pulang-pergi yang nyaman dari Paris. Kunjungi Apartemen Raja dan Ratu dan telusuri Aula Cermin yang terkenal dengan 357 cermin. Pelajari tentang monarki Prancis saat Anda berjalan melewati taman-taman lanskap yang menakjubkan dengan air mancur dan patung-patung. Jelajahi Grand dan Petit Trianon serta tempat peristirahatan desa Marie Antoinette yang menawan.